SMAN 1 Tegineneng mendapat kunjungan langsung Kepala Dinas Pendidikan Lampung Thomas Amirico usai mencatat capaian membanggakan pada SNBT 2026. Sekolah ini menjadi salah satu yang terbaik dalam meloloskan siswanya ke perguruan tinggi negeri.
TEGINENENG — Hari ini seharusnya menjadi hari libur. Namun Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, memilih menempuh perjalanan ke Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, untuk mengunjungi SMAN 1 Tegineneng, Selasa (16/6/2026).
Ini adalah kunjungan penting tapi tertunda, setelah sepekan lalu sekolah ini membuat publik kagum lantaran mencatat capaian luar biasa pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Hampir seluruh siswanya lulus ke PTN.
Di sani, Thomas juga memantau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Rodi Hayani Samsun.
Keduanya disambut Kepala SMAN 1 Tegineneng Meri Juwita bersama para guru dan tenaga kependidikan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Tanpa protokoler yang berlebihan, pertemuan berlangsung cair. Di balik suasana sederhana itu tersimpan rasa bangga atas capaian yang berhasil diraih sekolah tersebut.
Thomas mengaku telah lama berkeinginan mengunjungi SMAN 1 Tegineneng. Kesempatan itu akhirnya terlaksana bertepatan dengan masa pelaksanaan SPMB dan setelah sekolah tersebut mencuri perhatian melalui prestasi SNBT 2026.
“Kami menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas capaian yang diraih. Kami percaya keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, dan keikhlasan seluruh keluarga besar sekolah,” ujar Thomas.
Menurutnya, keberhasilan siswa menembus perguruan tinggi negeri bukanlah hasil yang lahir dalam semalam. Prestasi tersebut merupakan akumulasi dari kepemimpinan sekolah yang kuat, komitmen guru dalam mendampingi siswa, dukungan orang tua, serta budaya belajar yang terus dibangun secara konsisten.
SMAN 1 Tegineneng menjadi salah satu sekolah yang menonjol dalam pelaksanaan SNBT 2026. Tingkat keberhasilan lulusannya menembus perguruan tinggi negeri mencapai 99,42 persen, sebuah capaian yang menempatkan sekolah ini di jajaran terbaik di Lampung.
Bagi Thomas, prestasi tersebut membuktikan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya lahir dari sekolah-sekolah besar di pusat kota. Sekolah yang berada di daerah pun mampu menunjukkan daya saing yang tinggi ketika memiliki kepemimpinan yang baik, guru yang berdedikasi, dan siswa yang memiliki semangat belajar kuat.
Di sini, Thomas berpesan agar elaksanaan SPMB 2026 berjalan transparan, objektif, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh calon peserta didik.
Ia berharap capaian SMAN 1 Tegineneng dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Lampung untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas akses lulusan ke perguruan tinggi negeri.
“Kami ingin prestasi seperti ini tidak hanya terjadi di satu sekolah, tetapi tumbuh di seluruh Lampung. Karena keberhasilan siswa hari ini adalah investasi daerah untuk masa depan,” katanya.
Kunjungan tersebut menjadi pesan bahwa prestasi pendidikan tidak pernah luput dari perhatian. Bahkan pada hari libur sekalipun, apresiasi tetap diberikan kepada sekolah yang berhasil membuktikan bahwa kualitas dapat tumbuh dari mana saja.(ipta)

Komentar