Pendidikan
Beranda / Pendidikan / 99,42 Persen Lulus PTN, SMAN 1 Tegineneng Curi Perhatian

99,42 Persen Lulus PTN, SMAN 1 Tegineneng Curi Perhatian

SMAN 1 TEGINENENG

LAMPUNG – SMAN 1 Tegineneng mencuri perhatian dalam peta pendidikan Lampung tahun 2026. Dari total 173 siswa kelas XII, sebanyak 172 siswa atau 99,42 persen diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur SNBP, SNBT, SPAN-PTKIN, hingga pendidikan vokasi.

Capaian ini muncul tidak lama setelah SMAN 14 Bandar Lampung mencatat keberhasilan 100 persen siswanya diterima di PTN. Dua data tersebut memperlihatkan perubahanย  persaingan menuju perguruan tinggi negeri di Lampung mulai bergerak lebih merata dan tidak lagi hanya didominasi sekolah favorit lama di pusat kota.

Berdasarkan data sekolah, sebanyak 35 siswa SMAN 1 Tegineneng diterima melalui jalur SNBP dengan dominasi tujuan ke Itera, Unila, dan Polinela. Sementara melalui jalur SNBT, 13 siswa berhasil lolos dengan mayoritas diterima di Unila.

Yang paling mencolok terlihat pada jalur SPAN-PTKIN dan pendidikan vokasi yang mencapai 124 siswa. UIN Raden Intan Lampung menjadi kampus tujuan terbesar dengan 72 siswa, sementara Polinela menerima 43 siswa.

Fenomena ini menunjukkan perubahan cara generasi muda membaca masa depan pendidikan. Pendidikan vokasi, kampus keagamaan negeri, hingga jalur profesi mulai dipilih sebagai alternatif yang realistis dan strategis.

“Pak, Bukankah Ini Cuma Tes Lagi?” Percakapan dengan Thomas tentang D SMART, Data, dan Mimpi Besar Pendidikan Lampung

Sebelumnya, SMAN 14 Bandar Lampung mencatat seluruh 284 siswa kelas XII diterima di PTN dengan dominasi penerimaan di Unila, Itera, dan UIN Raden Intan Lampung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico menilai capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi pendidikan daerah.

โ€œIni bukan hanya soal banyaknya siswa diterima di perguruan tinggi negeri, tetapi tentang tumbuhnya kepercayaan diri sekolah-sekolah di daerah untuk bersaing secara akademik,โ€ ujarnya, Jumat (29/05/2026)

Menurut Thomas, capaian sekolah-sekolah tersebut menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di Lampung mulai bergerak lebih luas dan tidak lagi bertumpu pada sekolah tertentu saja.

Dalam konteks pembangunan daerah, meningkatnya jumlah lulusan SMA yang melanjutkan pendidikan tinggi dinilai penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dan mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung.(IPTA)

Dari Lampung, Pesan Pancasila untuk Dunia yang Semakin Terbelah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *